Muh Johan

Fantasi Sexual Seseorang Beragam, Anda Termasuk Yang Mana?

loading...
Wajar adanya ketika seseorang memiliki fantasi seksual. Namun tenang saja, terutama bagi Anda yang sudah menikah, bukan berarti fantasi seks yang dimiliki berpotensi merusak hubungan Anda dengan pasangan.

Sebab, penelitian yang dilakukan tim psikolog di Israel menemukan bahwa memiliki fantasi seks bukan berarti hubungan seseorang dengan pasangannya akan kacau. Apalagi, patut diingat bahwa arti dari fantasi seks yang dimiliki tak melulu sejalan dengan fantasi seks itu sendiri.

Misalnya, Anda berfantasi bercinta dengan bos Anda. Tapi itu tidak berarti bahwa Anda memang ingin bercinta dengan si bos. Nah, dikutip dari Daily Mail, berikut ini arti dari fantasi seks yang dimiliki seseorang.

1. 'Diinginkan' setiap orang

Pakar seks dan hubungan Tracey Cox mengatakan ada orang yang berfantasi jika dirinya benar-benar didambakan orang lain. Bahkan, yang bersangkutan berfantasi jika orang lain sampai harus memohon padanya untuk bisa mencium, menyentuh, atau bercinta dengannya.

"Arti dari fantasi ini bisa saja Anda tergoda oleh orang yang mungkin putus asa untuk bisa mendekati Anda. Tapi jangan salah, fantasi ini jika dialami berulang bisa jadi bentuk ketakutan yang secara tidak sadar Anda miliki," tutur Cox.

Ketakutan seperti apa? Dikatakan Cox ketakutan itu bisa mencerminkan harga diri yang rendah dan kekhawatiran akan ketidakmampuan seksual.

2. Bondage fantasy

Punya fantasi seks di mana Anda ibarat seseorang yang takluk pada tuannya? Menurut Cox, itu bukan berarti menunjukkan bahwa Anda adalah pribadi yang lemah. Sebaliknya, selama ini Anda adalah orang yang memiliki power atau kekuatan yang cukup baik.

Sehingga, ketika memiliki fantasi seperti itu, sebetulnya seseorang ingin sesekali dirinya menjadi pihak yang menerima apapun yang dilakukan orang lain. Hal ini bisa terjadi jika selama ini orang yang bersangkutan selalu menjadi si pemberi.

3. Mendominasi suami

Fantasi ini umumnya dimiliki oleh wanita yang pemalu dan kadang minder di kehidupan nyata. Sehingga, wajar adanya muncul keinginan untuk menjadi 'bos' dan memegang kontrol penuh atas sang suami. Apalagi, selama ini sikan agresif kerap diidentikkan dengan pria.

Ketika memiliki fantasi seperti ini, tidak ada niat bagi wanita untuk mempermalukan pasangannya yang mungkin jadi terlihat lebih lemah. Karena, pada intinya wanita hanya ingin sesekali bisa mengontrol apa yang ia lakukan.

4. Bercinta dengan 'orang terlarang'

"Ketika melihat orang baru, istilah rumput tetangga jauh lebih hijau berlaku. Misalnya saja kita bertemu dengan sahabat pasangan, bos, atau ayah dari seseorang yang terlihat menarik, maka fantasi itu pun makin kuat," tutur Cox.

Ia menegaskan, fantasi seks seperti ini normal terjadi dan selama tak ada hal macam-macam yang Anda rasakan dan berpotensi mengacaukan rumah tangga, maka tak masalah.

5. Suami melihat Anda bercinta dengan pria lain

Dikatakan Cox, ada dua penyebab timbulnya fantasi ini. Pertama, Anda tidak puas dengan hubungan seks yang selama ini dilakukan. Tapi di sisi lain, ada isyarat dalam diri berupa keinginan memamerkan betapa luar biasanya hubungan seks Anda selama ini.

6. Romantis dengan pasangan

Fantasi seks yang mengedepankan keromantisan bersama pasangan bisa menunjukkan bahwa seseorang lebih termotivasi dengan cinta ketimbang seks.

Sehingga, dalam kenyataannya, seseorang lebih mengutamakan keintiman dengan pasangan dibanding dengan aktivitas seks yang terjadi.

7. Merayu gadis

Fantasi ini umumnya dimiliki oleh orang yang senang menjadi pusat perhatian dan senang mendapatkan sesuatu yang luar biasa dari orang lain. Namun, di balik itu bisa ada kemungkinan bahwa orang tersebut justru diam-diam merasa tidak mampu secara seksual.

8. Hubungan seks antara wanita dengan wanita

Nancy Friday, penulis buku tentang fantasi wanita 'The Secret Garden' mengatakan seolah umum bagi wanita mempunyai fantasi seks dengan wanita lain. Sementara, jarang sekali pria yang memiliki fantasi seks dengan pria lain.

"Kebanyakan wanita yang berfantasi tentang wanita lain termasuk gay atau biseksual, dia hanya berpikir tentang sesuatu yang itu tidak berarti yang bersangkutan merupakan homoseksual," tegas Friday.
Sumber : http://health.detik.com